Jejaka oh jejaka

Alhamdulillah, tanggal 10 desember 2006 minggu kemarin, gw melangsungkan Akad Nikah… dan sekarang, seminggu telah berlalu, gw menjadi seorang suami :D . Ternyata asyik juga yah menikah, punya keluarga, punya tanggung jawab baru. Apalagi “itu” tuuuh.. :p hehehhe… ghile benerrr dah… tau gini, mendingan merit dari dulu kala…

Selesai resepsi, pulang ke rumah mitoha (mertua) sekitar jam 15.00 dan sampe rumah itu sekitar 15.30. Rumah baru, rumah mertua, awal-awalnya canggung juga yah.. cuman si papah (papanya rika) ngomong: “udah rhie, nggak usah canggung-canggung, kan udah punya SIM (Surat Ijin Mondok)” hehehehe… ya alhamdulillah bisa juga menyesuaikan. Nunggu malem laamaaaa banget rasaan :p dah nggak ku-ku nieh..

Selepas maghrib, ngobrol2 di ruang tengah, terus murak kantong uang. (note: murak = membuka/membelah sesuatu, biasanya buah-buahan, tapi bisa juga dipake untuk yang lain). Sampe kira-kira jam 08.30 malem. Beres dari situ, gw ajak Istri gw sholat Isya & minta izin buat tidur deluan…

heheheh… deug-deugan euy… untung buku “PANDUAN NIKAH LENGKAP A SAMPAI Z” dibawa, so gw jadin panduan (kayak waktu ngerakit komputer gituh). Beres sholat sunnat 2 rakaat, ngobrol2 bentar…. trus… heheheheh udah ah… sisanya rahasia, biar gw, istri gw dan cicak di dinding serta rumput yang bergoyang yang tau… tsaahh.. firstnight

(_)

Bush Hid The Facts

Udah tau bugs ini? (atau tepatnya kebodohan ini) yup, ini terjadi di notepad keluaran setelah 9x/me. Sebetulnya bugnya nggak berkaitan sama sekali dengan bush hide the fact (or any stupid person who write “bush hid the facts”). Ini terkait sama kesalahan pendeteksian encoding yang dilakukan notepad.

well, do you want to try some?

1. buka notepad
2. tuliskan ‘AAAA BBB CCC DDDD’ (atau kombinasi 4-3-3-5 lainnya)
3. simpan filenya
4. coba buka lagi… dzeng….

lalu kemudian KEBODOHAN ini dimanfaatkan oleh orang-orang dengan memberikan info:
1. buka notepad
2. tuliskan ‘bush hid the facts’ (tanpa kutip)
3. simpan filenya
4. coba buka lagi…

pahadal mah ini udah ada dari doeloe… sama kayak dulu waktu WTC, yang disuruh nulis nomor penerbangan di word, waktu diubah ke tulisan hebrew/greek gitu, langsung berubah jadi pesawat + dua gedung = zionis + tengkorak..

heheh… aja-aja ada ja’ah..

oke, lalu kenapa NOTEPAD STUPIDITY ini bisa terjadi, well secara default notepad, kalo waktu save itu ke mode ANSI, sedangkan waktu open, dia ke mode UNICODE… coba deh utak-atik option ini… maka teks anda akan kembali :D

Welcome Bush!!

Beberapa hari lagi persiden George W. Bush akan mengunjungi Indonesia, tepatnya Bogor, lebih tepatnya lagi Kebun Raya, Sangat tepatnya lagi Kafe deDaunan (emang bush mau ngopi…?). Konon (tsah… konon bo!) di dalam Kebun Raya Bogor terdapat sebuah cafe dengan nama de Daunan. Cafe ini kalo menurut gw harganya muahal banged, isinya beragam minuman dan sedikit makanan. Paling romanse kalo kita dateng bedua sama istri (ce’ile… istri) malem-malem ke situ, trus bakar barbeque sambil nikmatin udara kebun raya di malam hari. Didepan cafe ini terdapat lapangan yang luaaasss banged. Nah, di lapangan inilah dibangun dua buah helipad untuk mendaratnya bush.

Mulai dari sekitar sebulan yang lalu agen-agen CIA, FBI dan anjing-anjing K-9 udah mulai hilir mudik di hotel salak. Kok gw bisa tau? soalnya temen gw, adiew, kerja di sono. Di hotel ini, seluruh lahan parkirnya di sewa, jadi tamu2 harus parkir di luar. Dan kayaknya, lapak tukang becak di pinggir hotel salak juga di sewa deh, soalnya mulai kemaren, tukang-tukang becak ini udah mulai nggak ada. Entah di sewa buat apa, mungkin untuk tamsya bush keliling kota sambil nyanyi “Saya mau tamasya, berkeliling-keliling kota, sambil melihat-lihat pemandangan yang ada, saya panggilkan becak, kereta tak berkuda… dst..”

Mungkin orang-orang bertanya-tanya, ada apa sebenernya bush dateng ke bogor? Apakah bogor akan dijadikan seperti Irak atau Afghanistan? Insya Allah enggak, tenang aja. Seperti saya utarakan sebelumnya, bush hanya ingin refreshing dari tugasnya sebagai polisi dunia. Dia hanya ingin bertamasya berkeliling kota sambil naik becak…..

Becak.. becak… jalan hati-hati…

The Business

Alow… sebulan nggak posting, baru sempet posting hari ini. SELAMAT LEBARAN yaa….
Menjalankan sebuah usaha ternyata nggak semudah yang dikira (haduh, kamana wae kang..?). Kira-kira dalam empat bulan ini (NOV’06 FEB ‘07) kitekite musti banting kaki, angkat tulang untuk menyelesaikan software hotel. Analisis sudah berjalan dari beberapa bulan yang lalu dan saat ini sedang tahap designing.
Sebelumnya, gw ngerjain tools untuk mempermudah dalam generating template (UI Designer). Tools ini bersifat seperti IDE aplikasi-aplikasi desktop, cuman outputnya nanti adalah sebuah template (patTemplate) yang sudah siap digunakan. Selain itu, framework library perusahaan juga udah rampung (99%) dan siap digunakan. Klenyeng-klenyeng juga nih ngerjain dua kerjaan ini. Mudah-mudahan tools ini bisa menjadi katalis dalam proses developing sistem hotel ini. Berikut adalah screen shot page designernya:

Azpiration IDE

Belum beres sistem hotel, kemaren dateng orang nawarin kerjaan. Bikin sistem untuk TKI, musti beres dalam waktu 2 bulan. Artinya: analisis+design+coding musti beres dalam 1 bulan, max: 1,5 bulan, karena yang 1/2 bulan lagi akan dipake untuk proses beres-beres. Alhamdulillah, belum pula sistem TKI ini dikerjakan, tadi malem, dateng lagi orang nawarin kerjaan lagi. Bikin e-learning, tepatnya: LCMS… hoho… what the hell is this?

Terus terang sebelumnya gw bingung banget apa itu LCMS, apa bedanya dengan LMS… mereka sama-sama e-learning toh? bisa di rujuk di wikipedia. Ternyata ada perbedaan mendasar mengenai dua makhluk ini.

Both an LMS and an LCMS manage course content and track learner performance. Both tools can manage and track content at a learning object level, too. An LMS, however, can manage and track blended courses and curriculum assembled from online content, classroom events, virtual classroom meetings and a variety of other sources. Although an LCMS doesn’t manage blended learning, it does manage content at a lower level of granularity than a learning object, which allows organizations to more easily restructure and repurpose online content. In addition, advanced LCMSs can dynamically build learning objects based on user profiles and learning styles. When both systems adhere to XML standards, information is passed easily from the object level to the LMS level.
sumber: Learning Circuits.

Mudahnya, LCMS lebih ditujukan kepada manajemen konten dari e-learning ini, sedangkan LMS ditujukan untuk manajemen e-learningnya itu sendiri. Jadi memang benar-benar berbeda. Dalam LCMS, terdapat repository yang digunakan untuk menampung sumber-sumber/bahan-bahan materi termasuk soal-soal untuk pengujian apakah materi tersampaikan atau tidak. Selain itu, terdapat juga tingkat kesulitan dari masing-masing sumber ini. Sumber-sumber/bahan materi dari repository ini disebut dengan istilah objek. Masing-masing objek memiliki meta data yang akan mengindikasikan isi, pemilik dan beragam informasi mengenai objek tersebut. Setiap objek dapat digabungkan menjadi sebuah materi yang pada akhirnya materi yang tersusun dari objek-objek tadi akan kembali di masukan ke dalam repository sebagai sebuah objek baru. Hmm.. mantab!!

Ada namanya LON-CAPA (Learning Online Network with Computer Assisted Personalized Approach). Ini dibuat oleh Michigan State University, free software dan udah lengkap buanget. Nah, yang kita pengen bikin sekarang adalah LCMS-nya saja, tidak termasuk LMS. Berikut adalah diagram integrasi antara LMS dan LCMS.

LMS-LCMS Integration in a Learning Ecosystem

dan perlu dicatat, minggu depan gw harus udah bisa presentasi LCMS dan bulan depan harus udah beres… ghelow bo! do’akan daku yah temans-temans :-D

SELAMAT BERJUANG….

Netbean Matisse

Udah coba netbean 5.0 atau 5.5. Beta? Gw sendiri baru coba kemaren setelah dari sun developer day. Sebenernya tuh CD Netbean udah punya semenjak ikutan Software Developer day dulu, cuman baru dipake sewaktu abis ngeliat presentasi mr. chuck di Sun Developer Day.

Aje gilee, pas gw cobain, GUI buildernya bener-bener manteb. Berasa nge-design dekstop app di VS.NET 2005. Wah… makin asik aja nih bikin desktop app di java. Sebetulnya sebulan sebelumnya gw lagi buat desktop app pake java untuk kementrian koperasi (software business plan). Cuman design-nya masih pake Sun JS 8 Enterprise, jadi rada2 ribet gitu. Dan finishingnya pake Eclipse 3.01 SDK. Tau netbeans 5.0 udah secanggih ini, mending pake netbean ya..

Oh iya, pada tahap development itu, kita kesulitan untuk membuat Rich Text Editor yang mendukung bullet and numbering. Walhasil, di akal-akalin pake editorkit sendiri (Extended HTML Editor Kit, lupa punya siapa). Lagian, emang sun nggak pernah ngupgrade komponen swing lagi ya (kayak JTextPane dan Editor Kitnya). Soalnya untuk editor kit RTF itu cuman support numbered list, nggak suport bulleted list.
Tapi diluar itu semua, Netbean 5.0 memang tob!! salut buat para developer netbean & matisse.

The Most Important Is Not The Song, But The Singer

Kemarin gw ikutan Lord Of The Code, event-nya microsoft buat para developer .NET khususnya ASP.NET dan VB.NET. Gw sendiri belum tau apa-apa tentang .NET, cuman pernah nyoba-nyoba aja. Kemaren pembicaranya ada Eko Idrajit, Jay Schlemer sama satu lagi lupa namanya. Dua orang ini bagian dari tim management Visual Basic .NET 2005. Seru juga ikutan seminar itu, jadi terbengong-bengong liat kecanggihan “tools” MS VS .NET 2005. Waktu jay demo-in ASP.NET development tools, gw langsung berfikir: “Gimana cara bikinnya yah..?” napa begitu? Karena divisi gw ditugaskan untuk membuat tools bantu dalam proses development, khususnya framework dan user interface designer. Waktu liat VS.NET2K5, berasa nemu emas… sayang bahasanya ASP.NET, coba bisa di tambahin plugin supaya support PHP ya :p hehehe…

Nggak nyangka, pas sore-sore waktu bagi-bagi voucher gratis MS EXAM untuk ambil sertifikasi, gw dapet… Pertanyaannya simple “Is the microsoft visual studio 2005 support refactoring?” ko gw liat orang-orang nggak pada ngacung… langsung gw ngacung ajah… gw jawab “Yes, it is” Dapet deh voucher exam buat ambil sertifikasi. Jadi sekarang belajar .NET 2.0 dulu dah, biar exam-nya bisa lulus, lumayan neh hehehehe…
Baru beli laptop juga (HP Presario V3970) Intel Core Duo 1.6GHz, 512MB DDR2, 80Gb SATA, 14” WXGA, DVD-RW + 2 os (xp home & xp prof) seharga 10.500rb… Cocok banget dah, jadi bisa diinstalin .NET, sama Sun-JS Enteprise.

Wish me luck guys.. mudah-mudahan abis lebaran ini gw bisa ambil exam-nya microsoft di .NET Application Development Foundation (MSTS)

Product In A Box!!

oyeah… di tengah-tengah kepusingan mikirin PDF Viewer for Java dan garis kematian…. #$@!?
Sekarang gw lagi ngerjain software Business Plan untuk UKM, teknologi yang dipake Java (J5SE) <—- lho, kok J5SE? hehehe.. soalnya gw pake JDK 1.5, nah, sun sendiri bilang bahwa kalo JDK 1.5 itu disebut Java 5.0 jadi ya udah, karena gw pake Standard Edition dan JDK 1.5, maka gw sebut J5SE :-P

oh iya, dari duluuuu, gw kepingin punya produk software yang bisa di bundle pake kardus dan buku manual. Kereeen banget kayaknya. Jadi kayak box-nya windows atau software-software ori lainnya gitu. Dulu pernah punya, waktu kerja di Arandosoft, gw bikin aplikasi inventory untuk swalayan & grosir, namanya haadiq. Itu di bundle dalam sebuah kotak kardus dan didalemnya ada CD yang dipaket dengan rapih. Cuman waktu itu gw belum bikin user manual. Nah, pada project kali ini (now, in my own company hehehe :-) ) gw pengen bikin kerdus buat software UKM ini ah, jadi bisa di pajang di meja kerja gw hehehehe… Kerennn rasanya…

updated! for showing PDF document inside Java application, you can read sun’s articles here: Accessing a PDF Document with the Acrobat Viewer JavaBean

Apa itu internet?

hmmm… tadi adek gw sms, minta dibikinin paper internet katanya… jadi muter-muter deh, nyari artikel “what the hell is internet?” hehehe.. gpp, mungkin ini berguna juga buat yang laen kalo mau cari referensi apa itu internet. Let’s start…

Menurut wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Internet) internet (inter-network) secara harfiah adalah rangkaian komputer yang saling terhubung satu dengan lainnya melalui beberapa rangkaian. Sedangkan Internet adalah sistem komputer global yang terhubung dengan menggunakan protokol TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket.

Internet pertama kali dikembangkan pada tahun 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh DoD ARPA (Department of Defense Advanced Research Project Agency) amerika serikat. Pada awalnya, ARPA menghubungkan empat komputer kerangka utama yang terletak di Standford Research Institute, University of California di Los Angles, University of California di Santa Barbara dan University of Utah.

Tujuan awal pembuatan internet ini adalah membuat sebuah jaringan yang dapat digunakan untuk melakukan pertukaran data dari satu komputer ke komputer lain. Pertukaran data ini dapat dilakukan antar komputer yang letaknya berlainan satu dengan lainnya. Karena itu, fungsi komputer dibuat dalam kondisi tidak terpusat agar tidak ada satu bagian atau kawasan khusus yang dimusnahkan ketika keadaan sedang perang, sehingga apabila salah satu pusat pengendali Komputer hancur tidak akan menghancurkan sistem komputer yang lain. Dalam tahun-tahun berikutnya berbagai macam jaringan komputer dihubungkan kepada ARPANET dan keseluruhan jaringan tersebut membentuk internet.

Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini. Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Protokol-protokol internet yang sering digunakan saat ini adalah IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL. Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat_elektronik, Usenet, Newsgroup, File Sharing, WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat_elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia.

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran (decentralization) informasi dan data secara ekstrim.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.

Saat ini internet sudah merabah ke perangkat genggam seperti handphone dan PDA. Internet dapat diakses dengan mudah mulai dari rumah dengan menggunakan jalur telepon ataupun handphone, hingga di cafe-cafe yang menyediakan hotspot yang tersambung ke internet.

Sumber:
Wikipedia
Sekolah 2000

Code Call Center, dengan Harry, bisa dibantu?

ghelow… sebulan terakhir ini kepala brasa di remes-remes. harus buat design class + dokumentasi sambil di tanya-tanya sama anak2 programmer. via YM Pula! buset dah.. njelasinnya setengah mati. Beres dari tangerang, ternyata “call center” ini terus berlanjut hingga bogor. Skr gw + dankos ngasuh beberapa programmer live via YM. Pertanyaannya cukup membingungkan dan musti muter otak, dan kalo nggak ketemu, minta di paste-in potongan code-nya dianalisa, terus dikasih solusinya. Kalo belum ketemu juga, minta dikirimin file-nya trus dianalisa baru dikasih solusinya. hehehe :D

yang ra’syeh, kalo teranyata programmernya salah tunjuk error. yang error yang manaa, yang ditanya yang manaa. heuheuheu… jadi berasa ikutan kompetisi pemrograman bina nusantara.

Sebetulnya, apa itu alasan?

Pagi tadi gw berfikir… sebetulnya yang dimaksud dengan alasan itu apa ya? gw inget jaman gw sd dulu. Upacara bendera hari senen nggak boleh telat, dan memang gw juarang buanget telat. Kalo pun telat memang ada udzur syar’i (ciyyeh). Suatu ketika, terjadi kemacetan dari rumah gw menuju SD. Ada razia KTP!! maklum saat itu, razia KTP lagi santer-santernya.

Sampe sekolahan ternyata upacara sudah mulai, maka gw dan beberapa temen gw lainnya pun di strap nggak boleh masuk sekolah. Selesai upacara, kami semua di interogasi.

Guru: “Kenapa kamu terlambat?” (dengan mata melotot)
Gw: “Macet pak, tadi ada razia KTP
Guru: “Ah alasan! Sudah masuk sana, jangan terlambat lagi”

Gw berfikir keras… sebetulnya apa maksud pak guru bertanya, dan terlebih lagi apa maksud jawaban “ah alasan!” bukan kah tadi dia bertanya alasan gw terlambat? hmmm… bingung gw. Jujur, ampe saat ini gw masih bingung, sebetulanya apa sih arti dari alasan?

heheh… pak guru dan bu guru yang kebetulan baca tulisan ini, tolong di jelaskan ke muridnya ya… dan kalau bisa, jangan lagi pake kata “ah alasan…” karena hal ini berkesan bahwa si murid bohong…

jika conversation diatas diperjelas, kira-kira begini

Guru: “Coba sebutkan alasan kenapa kamu sampai terlambat?”
Gw: “Macet pak, tadi ada razia KTP
Guru: “Ah alasan! Sudah masuk sana, jangan terlambat lagi”

kemudian kalo conversation tadi diubah, kira-kira jadi begini.

Guru: “Coba sebutkan alasan kenapa kamu sampai terlambat?”
Gw: “Macet pak, tadi ada razia KTP
Guru: “Ah bohong kamu! Sudah masuk sana, jangan terlambat lagi”

nah… jadi jelaskan makna dari kata alasan….